Latest Updates

Alasan Klasik Tidak Punya Modal Usaha

GAK PUNYA PRODUK GAK BISA JUALAN?

Alasan klasik tiap pemain bisnis online adalah saya gak punya produk mas, mau jualan apa. Padahal di bisnis online, produk itu berlimpah ruah menunggu kita ambil untuk kita promosikan. Dan asyiknya lagi GAK BUTUH MODAL. Tapi tentu kalau mau lebih kenceng lagi dapatnya ya pake modal dikit buat promosi.

Setidaknya ada 2 sistem kerjasama bisnis bagi kita yang tak punya produk sendiri yaitu:

- Affiliasi
- Dropshipping

Untuk dropshipping kapan-kapan aja kita bahas, sekarang kita bahas soal affiliasi karena produk yang diaffiliasikan jumlahnya sangat-sangat berlimpah ruah. Di Amazon.com saja, kita bisa menjual mulai sepatu sampai ban mobil tanpa harus beli produknya dulu.

Tugas affiliasi adalah membawa calon pembeli ke web penyedia produk. Biasanya kita akan diberi URL tertentu sehingga pengunjung. Contohnya URL Affiliasi "Minyak Cinta" adalah http://www.minyakcinta.com/aff/go/kuatdantahanlama

Kalau anda anggap pasar masih sempit karena produknya hanya sedikit, maka anda bisa coba marketplace yang lebih luas yaitu ratakan.com saat ini sudah ada lebih dari 40 produk yang bisa kita pilih untuk kita jual.

Enaknya lagi, semua produknya dalam bahasa Indonesia sehingga bagi kita yg kurang fasih berbahasa Inggris dapat menjual produk-produk tersebut.

Produknya gak melulu soal bisnis online, tapi ada juga soal motivasi, trading, dll.

Komisi per sale-nya juga lumayan, mulai 25% sampai 60%. Tergantung vendornya masing-masing. Silahkan registrasi dulu deh sebagai affiliate marketer.

1. Klik http://gg.gg/cariprodukgampang
2. Klik tombol MULAI SEKARANG JUGA
3. Isi form pendaftarannya dan ikuti proses pendaftaran sesuai petunjuk yang ada.

Untuk memulai promosi, silahkan login ke ratakan lalu masuk ke menu Info Affiliate - Alat Promosi Affiliate.

Oke, sementara segitu dulu, silahkan praktek dulu minimal registrasi sebagai pemasar ratakan. InsyaaLlah di pertemuan mendatang kita bahas lebih detil lagi tentang affiliasi ini dan bagaimana memanfaatkan facebook untuk mempromosikannya. Yang sudah punya akun ratakan silahkan komen SAYA!!

Sukses selalu untuk anda!

Selamat Liburan !!!

Selamat Liburan !!!
Hai Sahabat Blog Perpustakaan Online

Saya ucapkan selamat hari weekend ya. 

Semoga weekend ini benar-benar membuat Anda liburan dan lepas dari 
pekerjaan yang menyita waktu Anda 7 hari kemarin.

Yup, melalui tulisan saya hanya ingin menyapa Anda. Semoga persahabat, 
shering, informasi yang selalu saya berikan kepada Anda sangat bermanfaat 
untuk Anda.

Dan saya benar-benar ucapkan beribu TERIMA KASIH yang sebesar-besarnya karena 
Anda masih mau menjadi pembaca setia Blog saya ini.

Dan saya akan sekuat tenaga dan se-optimal mungkin untuk membantu Anda
sukses dan termotivasi setiap harinya tentunya.

Oke, sekian dulu dari saya ya.


sahabatmu ;-).


Teguh

Apakah Anda Melakukan 7 Kesalahan Ini Saat Membuat Surat Lamaran Kerja?

Apakah Anda Melakukan 7 Kesalahan Ini Saat Membuat Surat Lamaran Kerja?
Anda melihat iklan lowongan kerja di koran atau internet yang sesuai dengan latar belakang pendidikan Anda. Lantas, Anda membuat surat lamaran untuk posisi tersebut dan mengirimkannya ke alamat perusahaan yang dituju.


kekeliruanSatu bulan berlalu. Dua bulan berlalu. Tiga bulan sampai enam bulan berlalu. Namun, tetap saja tidak ada panggilan dari perusahaan tersebut untuk Anda.
Kecewakah Anda? Kemungkinan besar, ya.
Daripada terkungkung dalam kekecewaan, sebaiknya Anda menganalisis penyebab surat lamaran Anda ditolak. Bisa jadi penyebabnya adalah tujuh kesalahan di bawah ini. 

1. Tidak mengenali kebutuhan perusahaan

Dalam membuat surat lamaran kerja, Anda tidak tahu hal-hal apa saja dan orang seperti apa yang diinginkan oleh perusahaan yang Anda lamar. Padahal, bila Anda cermat, kebutuhan perusahaan tersebut tertera di iklan lowongan pekerjaan mereka.

2. Tidak menunjukkan kompetensi Anda

Anda mungkin saja orang yang terampil dan berpengalaman untuk posisi yang diiklankan itu. Sayangnya, Anda tidak menunjukkan kompetensi Anda tersebut di surat lamaran yang Anda buat. Dengan kata lain, Anda tidak bisa “menjual” diri sehingga perusahaan tidak tertarik “membeli” keterampilan dan pengalaman Anda tersebut.

3. Menggunakan bahasa yang informal

Anda menggunakan bahasa yang informal (misal bahasa gaul atau daerah) dalam membuat surat lamaran kerja. Selain tidak profesional, bahasa informal seperti itu menunjukkan bahwa Anda tidak lebih baik dari para pelamar lain.

4. Menggunakan tata bahasa yang salah

Anda menggunakan tata bahasa yang salah (baik bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia) ketika membuat surat lamaran kerja. Hal ini menunjukkan kepada perusahaan bahwa Anda tidak memiliki keterampilan bahasa yang baik dan benar.

5. Mengetiknya dengan tidak rapi

Anda tidak memperhatikan jenis dan ukuruan huruf, jarak spasi, batas (margin), dan jenis kertas sehingga surat lamaran yang Anda ketik tidak rapi. Ketidakrapian ini membuat pihak personalia dengan cepat membuang surat lamaran kerja Anda karena mengasumsikan Anda orang yang tidak kompeten.
Untuk menghindari kesalahan ini, buatlah surat lamaran Anda dengan memperhatikan hal-hal berikut:
  • Jenis huruf standar dan formal, yaitu Times New Roman, Arial, atau Trebuchet MS berukuran 11 atau 12 ppt
  • Jarak spasi 1 atau 1,5
  • Jenis kertas A4
  • Batas (margin) atas, kanan, bawah, dan kiri standar, yaitu 1 inci (2,54 cm)

6. Bertele-tele

Surat lamaran yang Anda tulis mencatumkan berbagai informasi yang tidak penting dan tidak relevan sehingga panjangnya lebih dari satu halaman. Surat lamaran kerja yang bertele-tele seperti itu tentunya tidak akan mengesankan pihak personalia.

7. Tidak memeriksa surat lamaran yang telah dibuat

Anda tidak memeriksa surat lamaran yang hendak dikirim sehingga banyak kesalahan ketik, tata bahasa tidak baik, alamat yang dituju salah, dan sebagainya. Andaikan Anda sebagai staf personalia yang membaca surat lamaran kerja seperti itu, apa yang Anda yang Anda lakukan? Buang!
Dengan mengetahui tujuh kesalahan yang saya paparkan di atas, besar kemungkinan surat lamaran kerja Anda berikutnya akan lebih baik sehingga peluang Anda dipanggil untuk tahap tes berikutnya semakin besar.

Download Ebook Google Adsense Profits

Download Ebook Google Adsense Profits

Google Adsense Profits adalah sebuah ebook panduan yang akan memberikan cara-cara menghasilkan dari google.

Dalam ebook ini, Banyak tips-tips yang sangat berguna bagi Anda Jika ingin sukses menghasilkan Uang dari google.

Jika menerapkan dengan baik dan bener apa yang dituliskan dalam ebook ini, Saya bisa jamin Anda bisa pecah telur dari google adsense

Kenapa saya begitu yakin,
Ya.. Karena ebook ini memang bertujuan agar kita bisa menghasilkan alias pecah telur :)

Ebook ini saya bagikan secara gratis khusus Untuk Pengunjung Blog saya ini, dan tidak bisa dibagikan kepada orang lain dengan alasan apapun. Saya sangat berharap, setelah anda baca & praktekkan ilmu dalam ebook ini, Anda bisa segera menghasilkan dari google.

Silahkan download melalui link berikut : Ebook Google Adsense Profits.

Bagaimana Cara Menghargai dan Memahami Orang Lain Menurut Agama Islam

Anas bin Malik R.A. pernah menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda :
ilustrasi

«لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ، حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ»
“Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga ia menyukai untuk saudaranya apa yang ia sukai untuk dirinya sendiri.” (H.S.R. Al-Bukhary)

Hadits ini secara ringkas menunjukkan bahwa seorang mu’min yang menyatakan beriman kepada risalah Rasulullah SAW mestinya memperlakukan saudaranya seiman sama persis dengan ia memperlakukan dirinya sendiri.

Dalam konteks lebih luas, manusia mempunyai banyak hal yang ia sukai. Paling tidak secara naluri, manusia mencintai harta benda, istri dan keturunan, sawah ladang dan kendaraan yang merupakan ukuran standar manapun baik muslim ataupun kafir.
Anda bisa tengok firman Allah SWT berikut :

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Q.S. Ali Imran 14)

Dari segi spiritualitas atau barangkali lebih tepat disebut “Kepuasan Diri,” manusia juga mempunyai banyak hal yang ia sukai yang biasanya terbangun dengan sendirinya sejak masih dalam buaian bunda hingga tertanam di dalam hati dalam bentuk sikap dan perangai.

Adalah fakta bahwa manusia suka dipuji, suka mendahului yang lain, suka menang, suka dihormati, suka disayangi dan seterusnya. Sebagaimana manusia juga tidak suka dicela, didahului, dikalahkan, diejek, dibenci dan seterusnya.

Maka menurut hemat saya, umat manusia boleh dikatakan sangat beruntung sekaligus sangat buntung setelah memiliki sifat-sifat alami di atas.

Disebut beruntung karena dengan sifat ingin dipuji, ingin menang, dihormati dan lain sebagainya, akan mendorong manusia untuk terus maju sesuai dengan perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan yang diserapnya. Bahkan, potret sederhana seorang buruh tani yang bekerja keras di ladang-ladang, tidak lain agar ia dapat dihormati oleh anak dan istrinya.

Maka bisa dipastikan bahwa anda tidak akan pernah menemukan spesies makhluq hidup apapun di dunia ini yang mampu bersaing dan berkembang pesat seperti umat manusia.
Kalau seandainya sekoloni semut diberi sifat-sifat seperti ini, maka mereka tidak akan lagi tinggal di liang-liang dalam tanah dan barangkali sudah membangun hotel-hotel mereka sejak dahulu karena jelas spesies mereka sudah ada jutaan tahun lebih dahulu daripada manusia.
Sungguh beruntung umat manusia memiliki sifat-sifat ini.

Namun Allah benar-benar maha adil, karena juga memberi kesempatan dan peluang kepada manusia menjadi umat yang buntung dan hancur ketika menyalahgunakan sifat-sifat alami tersebut untuk menyombongkan diri dan merendahkan manusia-manusia selain dirinya.

Tak perlulah saya menukil ayat-ayat tentang kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud, Sodom, Madyan, Fir’aun dan Ashabul Aykah yang diadzab Allah SWT dengan berbagai varian adzab yang sampai sekarangpun kita tidak bisa menggambarkannya dengan tepat karena keterbatasan kita.
Tapi cukuplah bagi kita sebuah kesimpulan bahwa penyelewengan sifat-sifat tersebut akan menghancurkan umat manusia sehancur-hancurnya.

Bila kita mengkaji Al-Qur’an, maka cukup banyak kita jumpai ayat-ayat yang menjabarkan sifat-sifat alami dari diri manusia ini. Seperti yang disebutkan dalam firman Allah SWT :

إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا (19) إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا (20) وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا (21)
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.” (Q.S. Al-Ma’arij 19-21)

Juga di dalam firman Allah SWT :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (Q.S. Al-Hujurat 11)

Ejek mengejek, tertawa mentertawakan, rendah merendahkan, semuanya adalah sifat dasar manusia. Bahkan kaum mu’minin ketika di akhirat kelak akan tertawa-tawa sebagai balasan atas kaum kafir yang mentertawakan mereka selama di dunia.

فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُواْ مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ
“Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir.” (Q.S. Al-Muthaffifin 34)
Maka, berkaca dari sifat-sifat alami manusia yang seperti ini, diperlukan seperangkat manajemen sikap dan mental yang baik yang didefinisikan dalam khazanah keilmuan Islam sebagai Akhlaq.

Oleh karena itu, ketika ada sekelompok yang mengaku mu’min lalu terbiasa mentertawakan sesama mereka dan tidak memahami apa yang dirasakan saudaranya, maka perlu diperiksa kembali keimanannya atau bahkan perlu disanggah klaimnya sebagai mu’min.

Kalau Anda suka dipuji dan dihargai, maka puji dan hargailah orang lain. Jika Anda tidak suka diejek dan ditertawakan orang lain, maka jangan sekali-kali mengejek dan mentertawakan orang lain, karena itulah makna yang disampaikan Rasulullah SAW bahwa menjaga dan memahami apa yang dicintai saudara-saudara kita dan mengusahakan agar mereka mampu mendapatkannya dengan mudah adalah buah keimanan.

Jika kemudian sikap itu tidak pernah nampak dalam pergaulan kita dengan sesama muslim, maka segera kunjungi pohon keimanan kita, adakah ia telah ditumbuhi jamur fusuk ataukah benalu kufur?
 Maka benarlah apa yang disampaikan Rasulullah SAW:
«سِبَابُ المُسْلِمِ فُسُوقٌ، وَقِتَالُهُ كُفْرٌ»
“Mencela seorang muslim adalah kefasikan, memeranginya adalah kekufuran.” (H.S.R. Al-Bukhary)

My Blog List