Latest Updates

Bertaubatlah Sekarang Jangan Menunggu Ajal Tiba

Banyak juga orang yang sangat semangat bertaubat, namun taubatnya terhambat karena pintu taubat sudah tertutup, gerbang ampunan sudah terkunci, yakni tatkala saat tegaknya qiyamah sudah diujung jari.
يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لاَ يَنفَعُ نَفْسًا إِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِن قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيْمَانِهَا خَيْرًا قُلِ انتَظِرُواْ إِنَّا مُنتَظِرُوْنَ
“Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Rabb-mu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah, Tunggulah oleh kalian sesungguhnya kamipun menunggu (pula).”.” [QS. Al-An’am: 158]
فَلَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا قَالُوا آمَنَّا بِاللهِ وَحْدَهُ وَكَفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهِ مُشْرِكِيْنَ. فَلَمْ يَكُ يَنْفَعُهُمْ إِيْمَانُهُمْ لَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا سُنَّةَ اللهِ الَّتِي قَدْ خَلَتْ فِي عِبَادِهِ وَخَسِرَ هُنَالِكَ الْكَافِرُوْنَ
“Maka tatkala mereka melihat adzab Kami, mereka berkata: ‘Kami beriman hanya kepada Allah saja dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah.’ Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami. Itulah sunnah Allah yang telah berlaku atas hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu, binasalah orang-orang kafir.” [QS. Ghafir: 84-85]
Dari Shafwan bin ‘Assal radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan,
أَنَّ اللهَ جَعَلَ بِالْمَغْرِبِ بَابًا عَرْضُهُ مَسِيْرَةُ سَبْعِيْنَ عَامًا لِلتَّوْبَةِ، لاَ يُغْلَقُ مَا لَمْ تَطْلُعِ الشَّمْسُ مِنْ قِبَلِهِ وَذَلِكَ قَوْلُ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ: {يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لاَ يَنْفَعُ نَفْسًا إِيْمَانُهَا} اْلآيَةَ
“Bahwa Allah membuat pintu taubat di sebelah barat yang luasnya sejarak perjalanan 70 tahun, yang tidak akan ditutup selama matahari belum terbit dari tempat tersebut. Dan itulah maksud dari firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman…”.” [Sunan At-Tirmidzi no. 3536]
 
Sebagaimana dijelaskan Al-Qurthubi saat menafsiri firman Allah ini, bahwa taubat kala itu tidak diterima Allah karena telah masuk ke dalam qalbu mereka perasaan takut yang melenyapkan setiap syahwat hawa nafsunya dan melemahkan setiap kekuatan dari kekuatan tubuhnya. Sehingga, manusia seluruhnya percaya kepada Allah, karena mereka yakin akan dekatnya hari qiyamah.
 
Tak jauh beda dengan keadaan orang yang mendekati kematian, yang memutuskannya dari berbagai dorongan melakukan perbuatan maksiat serta melemahkan tubuh. Barangsiapa bertaubat ketika tanda-tanda qiyamah nampak, tidaklah diterima taubatnya, seperti tidak diterimanya taubat orang yang mendekati kematian. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ
“Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima taubat seorang hamba selama nyawa belum sampai ke tenggorokan.” [Sunan At-Tirmidzi; Musnad Ahmad. Shahih Al-Jami’ no. 1903]
:: Baca artikel lengkap di majalah (Nasional) Ar-Risalah No 138 (Desember 2012) rubrik maqalah.

Pengin Doa Terkabul, Perbanyaklah Amalan Sedekah

KISAH KEAJAIBAN ISTIGHFAR BIKIN TERKABUL SEMUA DOA

keajaiban istighfar. Menjadi sebab dikabulkannya segala permohonan & keinginan. Membenarkan sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam,

مَنْ لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَمِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Siapa yang kontinyu beristighfar maka Allah jadikan baginya jalan keluar dari setiap kesulitannya, kesudahan dari setiap kesedihannya, dan memberinya rizki dari jalan yang tidak ia sangka.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah) Semoga bisa menginspirasi kita semua untuk menjadi al-mustghfirin dalam keseharian kita.

Suatu malam, Imam Ahmad pernah berkeinginan menghabiskan malamnya di sebuah masjid. Tetapi penjaga masjid melarangnya. Imam Ahmad berusaha agar diizinkan, namun tak juga membuahkan hasil. Maka imam Ahmad berkata kepadanya, “Aku akan tidur di sini.” Benar, Imam Ahmad tidur di tempatnya tersebut. Tiba-tiba penjaga masjid berdiri dan mengeluarkannya dari area masjid.

Imam Ahmad bin Hanbal adalah seorang syaikh yang berwibawa. Kharismanya nampak bagi siapa saja yang melihatnya. Maka saat seorang tukang roti melihat beliau dengan kharismanya, ia mengajaknya menginap di rumahnya. Pergilah Imam Ahmad bersama tukang roti tersebut. Ia sangat memuliakan sang imam. Setelah menjamunya, si tukang roti pergi menggarap adonan untuk dibuat roti.

Sepanjang menyelesaikan pekerjaannya, laki-laki tadi senantiasa beristighfar. Imam Ahmad dibuat takjub dengan pemandangan ini. Saat pagi tiba beliau menanyakan perihal istighfarnya semalam. Si tukang roti menjawab bahwa dirinya senantiasa membaca istighfar.

Kemudian Imam Ahmad bertanya: Apakah kamu mendapatkan buah dari istighfarmu?

Dia menjawab: Ya, demi Allah, tidaklah aku berdoa (meminta) sesuatu kecuali pasti dikabulkan, kecuali satu doa!

Imam Ahmad bertanya : doa apa itu?

Dia menjawab: melihat Al-Imam Ahmad bin Hanbal.

Imam Ahmad berkata: Saya adalah Imam Ahmad bin Hanbal, Demi Allah, sungguh aku benar-benar telah diseret kepadamu.

Subhanallah, ini adalah bukti nyata keajaiban istighfar. Ia menjadi sebab dikabulkannya doa dan permintaan kepada Allah. Istighfar juga menjadi sebab dihindarkannya bala’, dilapangkan dada, diluaskan rizki, dan dihindarkan dari berbagai bencana.

Istighfar menghapuskan dosa-dosa, menghapuskan kesalahan-kesalahan, dan meninggikan derajat. sungguh besar pahala dan keutamaan yang akan diperoleh orang yang melazimi istghfar.

Di antara bentuk bacaan istighfar: Astaghfirullah, Astaghfirullah wa Atubu Ilahi, Asataghfirullaah Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi, yang memiliki fadhilah besar menghapus dosa-dosa dan selainnya seperti istighfar terhebat yaitu Sayyidul Istighfar seperti digambar.

Tentunya memenuhi syarat Istighfar yaitu menyesali dosa, dilakukan dengan ikhlas mengharap ampunan-Nya dan menyertakan hati dengan penuh kesungguhan. Dan yang lebih utama disertai deraian air mata dalam kesendirian seperti Para Nabi, dan shalihin pengikutnya itulah contoh pengamalannya, jadi istighfar bukan bacaan kosong yang diperbanyak namun tidak ada upaya serta keinginan memperbaiki diri dan meningkatkan amal ibadah lainnya.
 
Sumber : Google

Pengin Selamat di Akherat, HIndari Mengambil Hak Orang Lain

Allah yang menciptakan iblis dan keturunannya.
Iblis akan menipu kita dari depan, belakang, kiri dan kanan.
Menipu kita dari depan, membuat kita tidak yakin akan kehidupan akhirat, seakan-akan akhirat tidak ada.
 
padahal orang akan mudah berubah kehidupannya bila yakin dengan akhirat. tapi bila tidak yakin, orang tersebut tidak takut kepada Allah.
 
Mau licik / maksiat dia merasa aman karena tidak dilihat orang. padalah pasti ada perhitungannya dari sisi Allah.
 
Menipu kita dari belakang, yaitu membuat duniawi ini mengesankan, sehingga sangat ingin barang-barang mahal. seperti mobil mahal, handphone mahal, padahal fungsinya tidak terlalu diperlukan.
Bila ingin berbuat baik selalu tertunda, bila berbuat jelek seakan-akan kejelekan itu menyenangkan dan memuaskan.
 
syaitan selalu menipu agar maksiat nampak indah, seperti pacaran nampak indah. padahal orang pacaran ujungnya zina. kalau tidak ditolong Allah pasti akan terus hanyut. hati-hati.
 
Untuk suami yang telah berumah tangga jangan sekali-kali mengambil sesuatu yang tidak halal, suami yang paling jahat adalah suami yang memberikan nafkah untuk anak dan istrinya dengan uang yang tidak halal, dia meracuni istri dan anaknya. dan pasti akan ada buahnya yaitu PETAKA.
 
Memang tidak ada yang melihat, tapi pada waktunya Allah membuka, maka pasti akan terbuka. tidak ada yang tersembunyi dari pandangan Allah.
 
Kalau mengambil yang bukan hak nya berarti memang sedang membinasakan, mencelakakan, menganiaya keluarganya sendiri.
 
Kita akan mendapatkan rezeki yang cukup bila dekat dengan Allah. pasti ada jalan yang halal.
Tapi bila tidak mau dijalan Allah, maka tidak akan pernah cukup, dan pasti akan berbuah perilaku hina.
 
Mudah-mudahan kita bisa menjaga diri karena bila kita menjaga diri, maka Allah akan menjaga kita.
Tidak ada yang tidak halal yang boleh menyentuh kita. harta, makanan, minuman, pakaian ataupun perbuatan.
 
InsyaAllah orng yang waro, akan tidak mempan ditipu syaitan.
Mudah-mudahan kita sangat serius menjaga diri kita.

10 Alasan Kenapa Kamar Mandi Menjadi Rumah Setan

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bercerita bahwa Iblis meminta tempat tinggal kepada Allah SWT seperti halnya Allah SWT memberikan tempat tinggal anak-anak Adam berada di bumi.
‘‘Ya Allah, adam dan keturunannya Engkau beri tempat tinggal di bumi, maka berilah pula aku tempat tinggal,’’ kata iblis.

Allah SWT berfirman; ‘‘Tempat tinggalmu adalah WC (kamar mandi atau jamban),’’ (HR. Bukhari).
Dari situlah kemudian iblis pun menggoda setiap orang yang memasuki rumahnya yang berupa kamar mandi, jamban atau WC.
 
Godaan iblis macam-macam dan aneka warna. Contohnya menggoda manusia agar;
 
①. Berlama-lama di dalam kamar mandi.
②. Bernyanyi atau berkata-kata.
③. Bermain-main air atau sesuatu yang lain (bawa ipod mendengarkan musik).
④. Membisiki seseorang supaya kencing sambil berdiri.
⑤. Membiarkan baju yang kotor tergantung dalam kamar mandi.
⑥. Melupakan seseorang untuk berdoa ketika akan masuk atau keluar dari kamar mandi.
⑦. Melakukan hal asusila.
⑧. Melakukan Wudlu sambil telanjang.
⑨. Mengcoret-coret dinding kamar mandi.
⑩. Merencanakan kejahatan.
 
Maka, hati-hatilah sewaktu dalam WC atau kamar mandi. Dan tips yang baik adalah; lakukan mandi, buang air dll sewajarnya saja, lebih cepat lebih baik.

Inilah Alasan Orang Berkacamata Mudah Dapat Kerja

Mitos: Katanya, Anda akan terlihat lebih mengesankan jika mengenakan kacamata saat diwawancarai oleh pencari kerja.

Jika Anda tidak berkacamata dan ada sahabat yang menyarankan untuk memakai kacamata saat melakukan interview kerja, apakah Anda akan mengikuti sarannya? Anda pasti akan berpikir buat apa repot-repot memakai kacamata jika tidak ada masalah dengan penglihatan.

Namun, tahukah Anda kenapa dia menyarankan hal ini? Karena bukan jabat tangan yang mantap dan setelan rapi yang akan meyakinkan employer saat interview kerja, melainkan kacamata Anda.

Kenyataan:
Stereotip bermata empat sama dengan berotak encer dan kutu buku mungkin sudah Anda dengar sejak duduk di bangku sekolah. Ternyata stereotip ini juga ada di dunia kerja. Dengan berkacamata, Anda tampak mengesankan dan memiliki potensi. Profesor psikologi Cary Cooper, dari Lancaster University, mengatakan, "Tidak mengherankan jika perusahaan ingin mempekerjakan staf yang cerdas, tetapi gagasan bahwa orang cerdas biasanya berkacamata merupakan stereotip lama yang belum hilang."

Menurut sebuah penelitian di Inggris, pencari kerja lebih mungkin memilih calon karyawan yang memakai kacamata saat diwawancara. Mengapa? Karena sepertiga orang dewasa di sana merasa orang yang berkacamata terlihat lebih profesional, sedangkan 43 persen lainnya berpikir pemakai kacamata terlihat lebih cerdas.

Fakta yang mengejutkan adalah 40 persen dari orang berpenglihatan normal akan mempertimbangkan memakai kacamata jika hal itu akan meningkatkan peluang mereka mendapatkan pekerjaan. Padahal, kacamata menunjukkan bahwa Anda memiliki penglihatan kurang baik yang mungkin disebabkan oleh kebiasaan dan gaya hidup. Selain faktor keturunan, penggunaan kacamata bisa disebabkan oleh sering membaca buku di tempat yang memiliki sedikit cahaya penerangan, terlalu lama menatap layar komputer, dan terbiasa duduk terlalu dekat dengan televisi. Semua itu bukan kebiasaan baik, kan?
Sumber : Cleo.co.id

My Blog List