• Breaking News

    Cara Menghasilkan Uang Dari Internet|Cara Mendapatkan Uang Dari Internet|Cara Cari Uang di Internet|Cara Mendapatkan Uang dari Facebook|Cara Mendapatkan Uang Dengan Cepat|Peluang Usaha Sampingan|Peluang Usaha Rumahan|Butuh Uang Cepat|cara mendapatkan uang dengan mudah

    6 August 2015

    Ide Usaha Bisnis Katering Beserta Studi Kasus Bisnis Katering

    Katering  merupakan  salah  satu  bentuk  usaha  dari  industri  jasa  (Hospitality Industry),  dimana  produk  utamanya  adalah  penjualan  makanan  dan  minuman  dengan pelayanan  jasa  lainnya  yang  berorientasi  pada  kepuasan  konsumen. 

    Pada  pengelolaan  usahanya,  katering  menangani  penyediaan  makanan  dan  minuman  di  tempat  dimana produk usaha itu diselenggarakan  ( In-side  catering) atau produk makanan dan minuman di  bawa ke  luar tempat produksinya ( out-side catering). 

    Penanganan tersebut  mencakup dua  aspek  yaitu  aspek  pertama  berkaitan  dengan  penyediaan makanan  dan  minuman yang memenuhi harapan konsumen   seperti kualitas produk dilihat dari sisi organoleptik dan visual, keamanan, kenyamanan,  jumlah  yang  sesuai  dengan  pesanan,  ketepatan waktu,  dan  harga  yang  relatif  terjangkau  bagi  konsumennya.  Aspek  kedua  berkaitan dengan penjualan makanan dan  minuman produk usaha katering.

    Ada Beberapa 6 Kiat Dasar yang perlu Anda perhatikan Ketika Menjalankan Bisnis ini, yaitu :


    Dari sekian banyak jenis usaha kuliner yang terbukti memiliki pelanggan setia adalah dengan menggeluti  bisnis usaha katering. Usaha katering juga menjadi salah satu usaha yang tidak mungkin ada matinya, sebab manusia akan selalu membutuhkan makanan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka.

    Membuka bisnis usaha katering memang dapat dilakukan dimana saja, akan tetapi ada baiknya apabila anda memilih tempat strategis untuk dapat menjual dagangan masakan anda, hal tersebut tidak lain adalah untuk lebih memudahkan masyarakat menjangkau lokasi kuliner yang anda miliki.
    Nah dalam tulisan kali ini akan memberikan ulasan kiat bagi anda yang ingin merintis usaha katering, berikut Kiat Sukses Menjalankan Usaha Katering.

    Meningkatkan Pengetahuan. Anda harus mengetahui betul mengenai berbagai macam informasi mengenai jenis – jenis masakan yang saat ini banyak di minati dan di gemari oleh masyarakat. Anda bisa menambah informasi tersebut dari internet, pengalam seseorang ataupun buku – buku panduan kuliner.
    Menyiapkan Modal. Modal merupakan hal pertama yang harus anda siapkan untuk membuka usaha katering ini. Apabila anda hanya memiliki sedikit modal untuk dapat membuka usaha katering anda, anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan alat – alat dapur yang sudah anda miliki di rumah. Untuk modal awal bisnis katering, umumnya dengan modal sebesar Rp. 2.000.000 sudah bisa membantu anda untuk membuka usaha katering. Sedangkan untuk mengmebangkan usaha yang anda miliki, anda dapat memanfaatkan modal dari keuntungan yang anda dapatkan selama bisnis katering anda berlangsung.
    Kualitas Masakan. Agar setiap pelanggan ataupun konsumen yang memesan katering di tempat anda puas, hal utama yang harus anda perhatikan adalah kualitas masakan yang anda olah. Usahakan untuk selalu menjaga kualitas makanan anda dengan selalu memilih bahan makanan yang segar, menjaga kebersihan dan menghindari berbagai macam bahan – bahan pengawet makanan yang dapat membahayakan kesehatan.
    Menyiapkan Mental Yang Kuat. Untuk dapat memulai sebuah usaha atau bisnis, anda harus berani menanggung apapun resiko di depan nanti. Buanglah jauh – jauh perasaan khawatir dan takut, sebab hal tersebut justru akan membuat anda tidak yakin untuk berhasil. Selalu fikirkan hal – hal yang positif dan yakinkan diri anda bahwa anda dapat membangun dan menjalankan usaha katering anda ini hingga sukses.
    Harga. Sebagai pemula yang terjun ke dunia katering, sebaiknya anda jangan mematok harga yang terlalu tinggi dalam setiap makanan anda. Anda bisa memberikan promo di awal bagi setiap konsumen yang mmebeli di tempat anda, sehingga apabila makanan yang anda olah terbukti lezat, maka secara otomatis mereka akan kembali untuk membeli di tempat anda meskipun anda sudah menaikkan harga katering anda. Upayakan untuk memasang harga makanan anda seimbang dan mampu bersaing dengan harga katering di pasardan yang lainnya.
    Pemasaran Dan Promosi. Untuk dapat memasarkan dan mempromosikan makanan anda, anda bisa memulainya dengan memberikan label kemasan di setiap makanan yang anda jual kepada konsumen, mempromosikan melalui jejaring sosial, melalui koran, leaflet, menyediakan kartu nama, ataupun melalui mulut ke mulut dari saudara , tetangga hingga kerabat yang anda miliki. Di dalam melakukan pemasaran bisnis anda, usahakan bahwa anda memiliki kepercayaan diri yang tinggi, sehingga para pelanggan tidak akan sungkan untuk membeli dan memesan makanan katering di tempat anda.

    Bila Anda penasaran dengan bisnis katering ini mungkin ebook "MANAJEMEN BISNIS JASA KATERING" ini dapat membantu Anda menemukan solusinya.

    Saya rasa tidak ada rasa terlambat, bila ingin mulai dari sekarang saja. Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Berikut adalah Langkah memulai usaha rumahan katering makanan :

    1.Menentukan jenis usaha rumahan katering makanan

    Ada berbagai macam jenis usaha katering, seperti berikut ini :
    1. Katering Rumahan : Usaha katering yang melayani pesanan sampai dengan 100 orang. Meliputi rantangan untuk rumah tangga, pesanan prasmanan untuk arisan/pengajian, pesanan nasi boks untuk 20-100 porsi, dan pesanan nasi tumpeng.
    2. Katering makanan anak : yaitu katering makan pagi/siang untuk Anak sekolah. Biasanya disajikan dalam rantang/tromol makan khusus anak-anak. Selain itu ada juga yang namanya katering makanan sehat dan katering makanan bayi.
    3. Katering Kantoran : yaitu rantangan karyawan kantor, nasi boks atau prasmanan untuk perayaan/syukuran di kantor.
    4. Katering Acara Khusus / Hajatan : Seperti pernikahan dan perayaan. Umumnya menggunakan sistem prasmanan, tetapi kadang ditambah pula dengan pesanan nasi boks dan tumpeng.

    2. Menyiapkan modal yang dibutuhkan

    Adapun modal yang dibutuhkan :

    1. Peralatan memasak : Untuk memasak 100 porsi misalnya, bisa dikerjakan dengan peralatan memasak yang ada dalam rumah tangga sehingga tidak perlu terburu-buru menanam modal hanya untuk membeli peralatan baru.
    2. Ruangan / dapur : Untuk katering rumahan, ruangan khusus tidak perlu disiapkan. Namun sebaiknya tata dapur Anda sedemikian rupa untuk memudahkan pekerjaan dan tambahkan rak-rak khusus untuk tempat perlengkapan memasak.
    3. Rak khusus untuk bumbu-bumbu dapur : Kalau perlu beri label pada tempat masing-masing bumbu untuk memudahkan proses memasak.
    4. Keuangan : Sebagai pemula, biasanya Anda belum bisa berutang alias masih memakai modal sendiri. Modal yang Anda perlukan untuk berbelanja bahan makanan. Estimasi biaya yang diperlukan sekitar 500 – 2 juta rupiah. Tergantung banyaknya pesanan yang anda kerjakan. Cobalah dengan skala kecil hingga besar.

    3.Menyiapkan keterampilan yang harus dimiliki

    Keterampilan yang harus anda miliki dalam usaha rumahan katering makanan ini adalah
    1. Aneka masakan dan variasinya. Memasak memang urusan selera, tetapi tetap ada standart tersendiri yang harus dikuasai. Bedakan standar ini dengan pesaing anda.
    2. Anda harus pintar mengelola bahan-bahan makanan dan penggunaannya agar tidak boros dan terhindar dari kerugian.
    3. Membina hubungan dengan siapa saja, bahkan dengan pesaing atau sesama pengusaha katering. Anda juga harus tahu harga yang ditetapkan pengusaha katering lainnya agar bisa menentukan harga yang pas.
    4. Perhatikan cara memasak dan menyimpan hasil masakan dengan baik. Hal ini sangat penting untuk menghindari masakan menjadi basi/bau akibat penanganan atau penyimpanan yang salah.
    5. Teknik berbelanja dan memilih bahan makanan agar perhitungan biaya
    6. Informasi tempat berbelanja bahan makanan yang berkualitas baik dengan harga miring.Terkadang perlu sumber dari beberapa tempat untuk mendapatkan bahan makanan yang baik. Misalnya, untuk sayuran segar dan murah sebaiknya Anda beli di pasar A, tetapi untuk daging sapi lebih baik dibeli di pasar B. Membeli daging ayam dan sapi ada yang menggunakan pesan-antar.
    7. Informasi tempat persewaan peralatan makan dan penyajian (pemanas, pemanas sup,pyrex) yang lengkap dan murah. Lebih baik Anda tahu lebih dari satu tempat persewaan untuk menghindari kekosongan barang pada saat-saat ramai.
    8. Membina hubungan dengan siapa saja, bahkan dengan pesaing atau sesama pengusaha katering. Anda juga harus tahu harga yang ditetapkan pengusaha katering lainnya agar bisa menentukan harga yang pas.
    Ini Studi Kasus yang saya ambil dari salah satu blog (https://defidi.wordpress.com/2009/01/07/845/) berikut kisahnya :



    Ini sekelumit pengalaman aku dalam catering rumahan sebelum menginjak ke catering untuk berbagai event.

    Untuk harga catering saat ini mungkin bisa dimulai dgn Rp.35.000,- /hari , makanan diantar jam 11.30 siang ( lain daerah akan lain harga bahan pokok dan pendukung, jadi bisa disesuaikan dgn situasi dan kondisi).

    Survey harga catering di tempat lain sekitar tempat kita tinggal juga sangat bagus untuk menentukan harga catering kita, usahakan harga yg kita tawarkan lebih sedikit murah atau harga sama namun porsi lebih besar.

    Sebagai pemain baru promosi merupakan hal penting. Bisa buat spanduk didepan rumah atau sebarkan brosur sederhana, dapat dititipkan ke tukang koran, tukang sayur, tukang roti atau tempat foto kopi yg ada di sekitar rumah kita. Atau saat arisan atau pengajian bisa kita berikan brosur tersebut. Juga kalo di dekat rumah ada sekolah, bisa kerjasama dgn pihak sekolah untuk catering anak2 bahkan guru2 juga bisa titipkan brosur untuk orang tua murid melalui guru2.

    Yuk kita mulai berhitung.

    Misalkan menu hari 1 :

    Nasi putih,  ayam goreng saus mentega, Sup sayuran, tahu isi, kerupuk, sambal

    Bahan yg diperlukan :
    • 500 gr beras kwalitas sedang ( Rp.2.300)
    • ½ kg ayam potong 6 ( biaya +/- Rp.13.000,)
    • Bahan sup Rp.4.000,-
    • 7 buah tahu putih ( biaya +/- Rp.2000,-)
    • Toge & wortel utk isi tahu putih ( biaya +/- Rp.600,-)
    • Kerupuk ( biaya Rp.2.000,-)
    • Sambal ( biaya Rp.1.000,-)
    • Biaya bumbu dan minyak goreng (Rp.4.000,-)

    Total Biaya : Rp.29.000,- ( perhitungan biaya tertinggi)

    Jika kita belanja dalam jumlah banyak , total biaya yg dikeluarkan bisa lebih hemat 30%  jadi kira2 Rp.21.000,-

    Perkiraan 1 bulan


        Biaya bahan pokok Rp.21.000,- x 30 hari = Rp.630.000,- x 10 = Rp.6.300.000,-
        Pemasukan : Rp.35.000,- x 30 hari = Rp.1.050.000,- x 10 = Rp.10.500.000,-

    Harga Pemasukan tersebut belum dipotong biaya bahan bakar, biaya tenaga kerja, biaya penyusutan barang dan biaya tak terduga. Kurang lebih kita bisa mendapat keuntungan Rp.2.000.000,-/bulan selain biaya makan untuk rumah umumnya sudah tercover dari hasil masakan kita untuk catering.

    Seperti ayam, umumnya kepala dan ceker tidak diberikan ke pelanggan dan bisa dimanfaatkan untuk rumah. Begitu juga kepala ikan, kepala udang, kaldunya bisa kita manfaatkan untuk dibuat kaldu sup untuk rumah.

    Menjawab pertanyaan teman aku ( Mbak Atik)  yg memulai bisnis catering rumahan dgn 2 anak yg masih kecil, paling tidak memperkerjakan 2 orang pembantu, bisa yg pulang hari,  kerja dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Untuk pengantaran catering yg dekat bisa minta tolong pembantu, namun yg jauh aku biasanya sewa ojek dgn system embayaran bulanan, jauh lebih mulai dibandingkan sekali antar.

    Untuk belanja bahan 2 catering jika tempat penyimpanan memadai bisa belanja 3hari sekali, namun jika tdk bisa memanfaatkan jasa tukang sayur dgn cara beli /pesan bahan yg kita butuhkan dalam jumlah kiloan, jika kita potong ongkos transport ke pasang dan jajan kita dipasar selisih harga dgn belanja di tukang sayur tdk terlalu jauh.

    Umumnya tukang sayur juga memberikan harga beda jika kita bilang untuk catering dan menjadikan dia salah satu langganan kita. Sebaiknya kita mengetahui harga dipasar jadi bisa nego dgn tukang sayur. Misal, harga wortel di pasar Rp.4.000,-/kilo kalo sdh diecer dan dimasukkan plastik oleh tukang sayur harga per kilo mencapai Rp.7.000,- tapi jika kita langsung beli 1 kilo bisa mendapat harga Rp.5.000,- selisih Rp.1.000,- dgn kita beli dipasar, tapi kalo kita hitung transport dan biasanya ibu2 suka jajan dipasar akan sama saja bahkan terkadang jatuhnya lebih mahal belum lagi tenaga yg dikeluarkan.

    Bagaimana sudah mendapatkan inspirasi untuk memulai bisnis Anda pertama kali?

    No comments:

    Fashion

    Beauty

    Travel